Cepat Rambat Bunyi

Pengertian Cepat Rambat Bunyi, Cepat Rambat Bunyi pada Zat Gas, Cepat Rambat Bunyi pada Zat Cair, Cepat Rambat Bunyi pada Zat Padat, Definisi Bunyi, Rumus Cepat Rambat Bunyi, Komponen Bunyi, Konsep Dasar Bunyi, Sifat-sifat Bunyi, Pemanfaatan Bunyi dalam Kehidupan Sehari-hari, Kesimpulan Bunyi, Pengertian Gelombang Bunyi

 

Pengertian Pelayangan Bunyi apa itu pelayangan bunyi

Pelayangan Bunyi
Pengertian Pelayangan Bunyi, apa itu pelayangan bunyi

Bunyi yang terdengar beralun kuat dan lemah, menunjukkan amplitudonya berubah – ubah. Perubahan amplitudo yang menyebabkan perubahan kuat dan lemah bunyi secara periodik disebut pelayangan / layangan bunyi. 

Terjadi pada dua gelombang bunyi yang perbedaan frekuensinya sangat kecil dan saling berinterferensi.

Jika dua gelombang bunyi yang frekuensinya hampir sama, maka interferensinya (superposisi) kedua gelombang akan menghasilkan gelombang lain yang amplitudonya maksimal dan minimal yang berurutan berubah terhadap waktu (periodik).

Pengertian Efex Doppler, Apa itu Efek Dopler

Pengertian Efex Doppler, Apa itu Efek Dopler

Efek Doppler merupakan gejala tentang perbedaan frekuensi bunyi yang terdengar dari sebuah sumber bunyi. 

Suatu sumber bunyi bergerak kearah pendengar, nada terdengar lebih tinggi dibandingkan ketika sumber bunyi itu diam, sebaliknya bila sumber bunyi bergerak menjauhi pendengar akan terdengar nada yang lebih rendah. Fenomena ini dikenal dengan efek Doppler, dan terjadi untuk semua jenis gelombang.

Efek Doppler juga terjadi pada jenis gelombang lain, misalnya cahaya, rumus pergeseran frekuensi tidak sama tetapi efek yang ditimbulkannya sama. 

Aplikasi yang lain adalah dalam astronomi yang dikenal dengan pergeseran merah., dimana cahaya dari galaksi – galaksi tersebut bergeser ke arah frekuensi rendah dalam cahaya tampak. 

Makin besar pergeseran frekuensinya menunjukkan makin besar kecepatan menjauhnya. Semakin cepat galaksi bergerak menjauh, semakin jauh gakaksi tersebut. 

Peristiwa efek Doppler jika laju sumber bunyi labih besar dari laju bunyi maka akan terjadi gelombang kejut ( shock wave ).

Sifat Dasar Bunyi

Sifat Dasar Bunyi

“Bunyi merambat sebagai gelombang”, sehingga bunyi memiliki beberapa sifat, yaitu :

1. bunyi dihasilkan oleh sumber getar atau sumber bunyi, yaitu benda yang bergetar.

2. energi dari sumber bunyi dipindahkan dalam bentuk gelombang longitudinal.

3. bunyi dapat dideteksi oleh telinga atau instrumen.

4. bunyi memiliki frekuensi, periode, amplitudo dan panjang gelombang.

5. bunyi dapat merambat melalui medium sehingga bunyi dapat mengalami pemantulan (refleksi), pembiasan (refraksi), perpaduan (interferensi), dan pelenturan (difraksi).

6. bunyi termasuk gelombang mekanik, akibatnya bunyi hanya dapat merambat melalui medium berupa zat padat, cair dan zat gas.

7. Secara umum cepat rambat bunyi terbesar dalam zat padat, dan terkecil dalam zat gas.

Ciri-Ciri Gelombang Bunyi

Ciri-Ciri Gelombang Bunyi
Mengukur Cepat Rambat Bunyi di Udara, Cepat Rambat Bunyi dalam Zat Padat, Cepat Rambat Bunyi dalam Zat Cair, Cepat Rambat Bunyi dalam Gas, Klasifikasi Gelombang Bunyi, Gejala-Gejala Gelombang Bunyi.

Bunyi adalah gelombang mekanik longitudinal yang dapat merambat melalui medium zat padat, cair dan gas. 

Cepat rambat bunyi di udara kira-kira 340 m/s (bandingkan dengan cepat rambat cahaya 3 x 108 m/s) dan cepat rambat bunyi terbesar adalah dalam zat padat karena jarak antar partikelnya paling dekat. 

kata kunci pencarian:
(Mengukur Cepat Rambat Bunyi di Udara, Cepat Rambat Bunyi dalam Zat Padat, Cepat Rambat Bunyi dalam Zat Cair, Cepat Rambat Bunyi dalam Gas, Klasifikasi Gelombang Bunyi, Gejala-Gejala Gelombang Bunyi.)

Gejala-Gejala Gelombang Bunyi
Semua gejala gelombang dapat dialami oleh bunyi kecuali peristiwa POLARISASI, karena bunyi adalah gelombang longitudinal. 

Efek DOPPLER : adalah suatu peristiwa tidaksamanya frekuensi sumber bunyi dengan frekuensi yang didengar pengamat.

Peristiwa ini pertama kali dipikirkan oleh fisikawan Austria Cristian Johann Doppler (1803-1855)

Pengertian dan Rumus Intensitas Bunyi

Pengertian dan Rumus Intensitas Bunyi


Yang dimaksud dengan intensitas bunyi ialah :  Besar energi bunyi tiap satuan waktu tiap satuan luas yang datang tegak lurus.
Dapat dirumuskan sebagai :
I   = Intensitas bunyi dalam watt/m2 atau watt/cm2
A = Luas bidang bola dalam m2 atau cm2
P  = Daya bunyi dalam J/det atau watt.

Bila S merupakan sumber bunyi yang berdaya P watt dan energi bunyi merambat ke segala arah sama rata, Intensitas bunyi di titik yang jaraknya R dari S adalah :
Kesimpulan : Intensitas bunyi berbanding terbalik dengan kuadrat jaraknya.

TARAF INTENSITAS BUNYI. ( TI )
Intensitas bunyi terkecil yang masi merangsang pendengaran disebut harga ambang pendengaran, besarnya 10-12 watt/m2.

Intensitas bunyi terbesar yang masih dapat didengar tanpa menimbulkan rasa sakit pada telinga sebesar 1 watt/m2.

Logaritma perbandingan intensitas bunyi dengan harga ambang pendengaran disebut Taraf Intensitas Bunyi.
TI    taraf intensitas bunyi dalam : Bel.
I      adalah intensitas bunyi.
Io     adalah harga ambang pendengaran.
Bila satuan TI dalam Decibel ( dB ) hubungan di atas menjadi :
             1 Bel = 10 dB.

Pengertian Gelombang Bunyi

Pengertian Gelombang Bunyi

Gelombang bunyi adalah gelombang longitudinal sehingga mempunyai sifat-sifat dapat dipantulkan (reflection), dapat dibiaskan (refraction), dapat dilenturkan (difraction), dan dapat dibiaskan (interferention). Komponen bunyi berupa sumber bunyi, pengantar, frekuensi, kekuatan bunyi, dan timbre. 

Bunyi dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Pemanfaatannya antara lain dengan pemanfaatan ultrasonik (pemanfatan dalam dunia kesehatan). Bunyi dapat dimanfaatkan dengan adanya cepat rambat bunyi, pemantulan bunyi dan resonansi. Pemanfaatan dalam kehidupan sehari-hari diantaranya untuk menghitung kedalaman laut, melakukan survei geofisika, dan mendeteksi retak-retak pada struktur logam. 

Bunyi juga merupakan salah satu bentuk energi. Energi bunyi didapat dari perubahan beberapa energi seperti listrik dan kimia. Di dalam pengubahannya tentu saja menggunakan alat. Misalnya membuat bel untuk mengubah energi listrik menjadi energi suara. Bel dapat dibuat dengan menggunakan beberapa komponen dan langkah-langkah yang sistematis.

Kesimpulan Bunyi

Kesimpulan Bunyi

Bunyi adalah energi gelombang yang berasal dari sumber bunyi, yaitu benda yang bergetar. Gelombang bunyi adalah gelombang longitudinal sehingga mempunyai sifat-sifat dapat dipantulkan (reflection), dapat dibiaskan (refraction), dapat dilenturkan (difraction), dan dapat dibiaskan (interferention). Komponen bunyi berupa sumber bunyi, pengantar, frekuensi, kekuatan bunyi, dan timbre. 

Bunyi dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Pemanfaatannya antara lain dengan pemanfaatan ultrasonik (pemanfatan dalam dunia kesehatan). Bunyi dapat dimanfaatkan dengan adanya cepat rambat bunyi, pemantulan bunyi dan resonansi. Pemanfaatan dalam kehidupan sehari-hari diantaranya untuk menghitung kedalaman laut, melakukan survei geofisika, dan mendeteksi retak-retak pada struktur logam. 

Bunyi juga merupakan salah satu bentuk energi. Energi bunyi didapat dari perubahan beberapa energi seperti listrik dan kimia. Di dalam pengubahannya tentu saja menggunakan alat. Misalnya membuat bel untuk mengubah energi listrik menjadi energi suara. Bel dapat dibuat dengan menggunakan beberapa komponen dan langkah-langkah yang sistematis.

Popular Posts

Cepat Rambat Bunyi. Powered by Blogger.